Gambaran umum Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi manusia (juga buat hewan lho). Semua karbohidrat berasal tumbuh-tumbuhan, karbohidrat ini berupa gula sederhana yang mudah larut dalam air dan mudah diangkut ke seluruh sel-sel yang memerlukan energi Nasi

Pola pangan Karbohidrat yang Di Indonesia
Di negara-negara berkembang (seperti Indonesia), kurang lebih 80% persen makanan berasal dari karbohidrat. Di Indonesia karbohidrat biasanya terbawa oleh makan pokok yang kita makan, adapun pola makan pokok itu tergantung dari daerah pula, jika di pulau Sumatra dan sebagian Jawa umumnya berasal dari nasi, di Madura jagung, Maluku dan Papua sagu serta pulau-pulau lain, tetapi umumnya makan pokok orang Indonesia sekarang berasal dari nasi.

Pola pangan Karbohidrat selama Puasa
Kalau berpuasa biasanya kegiatan kita batasi (kecuali mencari penghasilan dan belajar tentunya) sehingga nutris tidak terkuras dan bisa lebih dihemat.
Namun saat berbuka puasa (saat perut udah lapar nih) biasanya orang akan langsung menabrak makan pembuka, seperti kolak, lupis, atau penganan manis-manis lainnya, untuk mendapatkan energi kembali.
Ternyata pola makanan seperti itu tidak sehat, karena makanan seperti selain mengandung karbohidrat, juga mengandung gula dan lemak yang terlalu tinggi, bayangkan pencernaan langsung bekerja berat, setalah istirahat seharian.
Menurut ahli nutrisi Wied Harry Apriadji, sebaiknya sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW, ketika buka puasa kita meminum air putih dan makan korma saja, karena meskipun sama mengandung karbohidrat dan gula namun zat-zat yang terkandung dalam korma relatif lebih mudah dicerna (bukannya gue promosi korma/dates nih). Menurut Wied juga orang yang hanya minum air putih saja akan cukup juga nutrisinya asal, ya itu tadi kegiatannya di batasi (yah cukuplah untuk bertahan hidup 40 hari).

Protein dan Karbohidrat tidak dimakan secara bersamaan
Dengan mempertimbangkan beratnya kerja pencernaan, sebaiknya juga saat buka puasa karbohidrat dan protein (biasanya kita makan protein hewani dari ayam,sapi, kambing, dll dan protein nabati dari tahu, tempe, dll) tidak secara bersamaan (di kasih jeda sedikit), tujuannya agar nutrisi zat-zat makanan itu diserap sempurna oleh sel-sel tubuh, melalui proses pencernaan yang baik dan tidak bekerja terlalu keras.

Demikianlah selain karbohidrat tiap-tiap zat-zat gizi seperti protein, lemak, mineral, vitamin dan air memamg sama pentingnya dan saling melengkapi, semuanya terdapat dalam makanan 4 sehat, 5 sempurna (1. makanan pokok (nasi), 2. Lauk pauk (daging ayam, sapi, dll), 3. Sayur mayur, 4.Buah buahan, 5. Susu). Tetapi cara konsumsi makan tersebut harus kita atur agar pencernaan kita tidak kaget dihajar oleh apalagi saat bulan puasa.
Memang terasa aneh apabila memakan makanan kita bagian per bagian, tetapi dengan sedikit trik seperti mencampur sedikit bumbu rendang ke nasi, lalu rendangnya kita makan belakangan atau cabe dendeng kita campur dengan nasi, dendengnya sebagai apetizer dimakan duluan. Dan makan sayur juga bisa belakangan. Namun saya juga tidak menganjurkan anda menjadi vegan, karena saya juga bukan vegan, yang saya anjurkan hanya mengatur pola makan yang salah.
Dan dengan pola makan yang lebih kita atur mudah-mudahan kesehatan kita tetap terjaga baik dalam keadaan normal maupun saat bulan puasa.

Penulis: Jeffri Argon,

Sumber: Prinsip Dasar Ilmu Gizi (Almatsier), Wied Harry Apriadji (http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2001/edisi11/files/sehat.htm), Waspada online