Duden Lower FallsAku pikir aku telah melihat kepingan surga di bumi ini ketika melihat pemandangan air terjun tingkat tiga di kawasan Bungus Teluk Kabung, di desa Lubuak Hitam, Cindakia, 25 km selatan kota Padang. Kondisi alamnya memang indah tak dimiliki daerah lain di negeri ini, jika kalian punya kesempatan nikmatilah pemandangan air terjun itu. Apakah kalian ingin melihat dari dekat air terjun tersebut sambil menikmati pemandangan laut dibawahnya ataupun kalian melihat sebaliknya sambil menikmati hangatnya pantai Teluk Kabung, pemandangannya sama-sama menakjubkan.

Tapi tunggu dulu ada lagi kepingan surga sangat indah, kepingan itu berada jauh dari Ranah Minang, maupun dari Indonesia, tepatnya ada di kawasan Mediterranea, yakni sebuah kawasan bernama Air Terjun Duden, atau Duden Selalesi kata penduduk sana, sebuah kawasan yang berada di Antalya, Ibukota Propinsi Antalya, Turki.

Kawasan itu memang indah menurut informasi yang aku baca dan gambar-gambar yang aku lihat. Berawal dari rasa penasaran aku setelah melihat tayangan “Melancong Yuk” di SCTV Minggu tanggal 5 Agustus 2007 kemarin. Aku lalu browsing di internet untuk melihat-lihat lebih lanjut kawasan ini. (Haahaa bukan berarti aku ada rencana melancong juga ke Turki saat ini, tapi lebih hanya karena penasaran, lagipula kantong lagi cekak. Mau sama apa lagi ke Turkinya??, kalau bisa naik kuda beban detik ini juga aku berangkat :D)

Menurut sejarahnya di Wikipedia, kawasan Antalya itu ditemukan pertama kali oleh orang suruhan Raja Pergamum Attalos II, dimana orang suruhan itu yakin inilah surga di dunia yang dicari-cari oleh sang Raja.Manavgat

Di Antalya ini terdapat banyak wahana air terjun lainnya, yang paling populer adalah Duden, lalu Kursunlu, kemudian Manavgat.

Air terjun Duden terdiri dari dua bagian, air terjun Duden Rendah dan Tinggi. Yang menakjubkan adalah Duden Rendah ini mempunyai aliran terjun langsung ke laut, tepatnya mengarah ke Pantai Lara, Antalya. Menurut situs http://www.turkishclass.com air tejun setinggi 40 meter ini menyajikan pemandangan air terjun serta laut yang mengagumkan dari atas puncaknya. Tetapi pertunjukkan yang benar-benar spektakuler adalah pemandangan dari laut itu sendiri. Oleh badan pariwisata setempat disediakan kapal bagi pelancong yang ingin meninjau kawasan ini dari laut.

Baiklah setelah kalian puas melihat dan menikmati air terjun Duden (bagi yang belum mampu cukup mimpi) , kita balik lagi ke kawasan Teluk Kabung yang sebenarnya cuma beda-beda tipis keindahannya sama saudaranya yang di Turki (haha perbandingan berdasarkan observasi imaginer).

Menurut Syafril Dowes Ketua LPM Teluk Kabung Utara di situs http://www.padang.go.id seluruh obyek wisata yang ada di kota Padang ini sangat indah tak ada duanya, namun  kurangnya pengembangan dalam  hal sarana untuk pelancong membuat kawasan-kawasan itu kurang populer.

Masih di situs http://www.padang.go.id, Syafrizal SH, dalam kapasitas sebagai Kepala TU Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Padang menyatakan sebenarnya tahun 2006 telah ada renacana anggaran untuk pembangunan fasiltas di kawasan tersebut namun karena dananya di alihkan ke kawasan Air Manis, maka rencananya tahun 2008 nanti baru kawasan ini akan dikembangkan.

Sekadar informasi saja, memang di seluruh kawasan Teluk Kabung yang indah itu hanya tersedia sedikit fasilitas pariwisata yang memadai, seperti penginapan di teluk yang cukup lebar ini hanya Pondok Carolina dan Pondok Carlos yang cukup representatif (menurut buku Panduan Informasi Pariwisata Sumbar dan situs http://padangbelovedkota.blogs.friendster.com/padang_kota_tercinta/2005/10/obyek_wisata_di.html)

KursunluApalagi kalau membayangkan kawasan Antalya yang telah menyediakan kapal wisata untuk melihat-lihat wahana air terjunnya. Padahal kalau kita melihat air terjun Tingkat Tiga (Lubuk Hitam kata penduduk sekitar) dari laut Teluk Kabung mungkin tak kalah indahnya dibanding kita melihat Duden (lagi-lagi perbandingan menurut observasi imajiner) walaupun alirannya tidaklah langsung kelaut tapi pemandangan keseluruhan di sekitar Teluk Kabung memang spektakuler.

Dan sekadar informasi juga banyak kawasan-kawasan air terjun yang menarik di kota Padang (halnya saudara kembar Antalya, hehe) seperti di Air Terjun Sikayan Balumuik di deaerah Ulu Gadut, Lubuk Kilangan dan Air Terjun Sarasah Banyak Gariang di daerah Limau Manis, Pauh.

Mudah-mudahan ke depannya kawasan-kawasan pariwisata di Padang yang saya sebut sebagai “Heaven on Earth” (titisan pesuruh Raja Attalos II berkata) ini dapat dimanfaatkan dan dikembangkan dengan baik oleh pemerintah dan di dukung oleh masyarakat.

Penulis: Jeffri Argon

Sumber: Buku Panduan Informasi Pariwisata Sumatera Barat, http://www.liputan6.com, http://wikipedia.org, http://www.turkishclass.com, http://www.padang.go.id, http://padangbelovedkota.blogs.friendster.com/padang_kota_tercinta/2005/10/obyek_wisata_di.html